berkah Posted on 6:41 pm

NPWP, SPT Dan Wajib Pajak Pada DJP Versi Online

Directorat Jenderal Pajak kini telah menghadirkan layanan djp online. Layanan itu menjadi layanan utama dan prioritas yang dapat memudahkan semua orang untuk membayar pajak secara online.

Hal ini tentu saja sangat mendukung dengan adanya kebijakan new normal yang mengharuskan setiap orang harus membatasi sosialisasi fisik dengan orang lain. Sehingga sangat diharapkan bahwa kebijakan ini akan sangat membantu dalam memulihkan serta menanggulangi wabah virus corona yang semakin meningkat setiap saat.

Namun layanan djp berbasis online ini mungkin belum banyak orang yang tahu. Baik dari segi tampilan hingg proses kelengkapan data hingga pelunasan pajak.

Salah satu fitur djp yang berbasis online ini yaitu aplikasi e-filling. E-filling merupakan salah satu layanan dalam bentuk e-form. Semua berkas yang dibutuhkan hingg proses pengisian data, akan dilakukan dalam bentuk e-form.

Dengan fitur ini membuat semua orang sangat disarankan supaya lebih menggunakan fitur djp yang berbasis online daripada konvensional. Semua kebutuhan yang berhubungan dengan pajak, tersedia dalam djp berbasis online ini. Mulai dari NPWP pribadi dan bisnis / golongan, SPT, dan wajib pajak lainnya.

NPWP, SPT Dan Wajib Pajak Pada DJP Online

Pada dasarnya NPWP, SPT dan semua bentuk wajib pajak pada djp online hampir sama dengan versi konvensional. Ketentuan yang ada pada djp berbasis online juga tidak ada perubahan apapun.

Sebagai contoh semua warga negara yang mempunyai penghasilan di atas 60 juta dalam 1 tahun, harus membayar pajak penghasilan. Sedangkan warga negara yang berpenghasilan di bawah 60 juta dalam 1 tahun, tetapi telah memiliki NPWP, juga harus lapor SPT. Meskipun dalam hal ini bentuk laporan pembukuan adalah nihil.

Jika 2 hal tersebut dihiraukan, maka pihak yang bersangkutan akan dikenakan sangsi. Sanki yang diterima sesuai dengan peraturan yang telah berlaku sebelumnya. Jadi meskipun kebijakan dalam pajak telah berubah tetapi sama sekali tidak ada perubahan dalam pembayaran ataupun golongan yang terkena pajak.

Jenis SPT

SPT / surat pemberitahuan tahunan ada 3 buah antara lain sebagai berikut :

  1. SPT 1770SS

SPT ini hanya memiliki 1 buah halaman dan menjadi SPT paling sederhana diantara SPT lainnya. Hal yang dimuat pada SPT ini hanya info tentang hutang dan penghasilan selama setahun. SPT ini digunakan bagi yang mempunyai NPWP dengan penghasilan dibawah 60 juta per tahun.

  1. SPT 1770S

Untuk SPT satu ini terdiri dari 2 buah, yaitu SPT 1770S-I dan 1770S-II. SPT ini digunakan pada karyawan yang mempunyai penghasilan +60 juta per tahun, pensiunan, mempunyai penghasilan dalam pajak final dan penghasilan lainnya. SPT ini hanya memiliki lampiran sebanyak 2 lembar.

  1. SPT 1770

Jenis SPT terakhir ini digunakan oleh karyawan yang sekaligus mempunyai usaha. SPT ini memiliki pembukuan jauh lebih kompleks dari jenis SPT lain. Ada 4 lembar lampiran yang terdiri dari 1 lembar untuk lampiran induk, dan lampiran lain yang berupa 1770-I, II, III dan IV.

Semua hal yang berhubungan dengan djp online di atas, dapat diatasi dengan aplikasi BukuKas. Di dalam aplikasi ini tersedia tutorial hingga layanan customer service untuk menuntun dalam pengisian djp berbasis online.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *